Fimela.com, Jakarta Menguatkan ikatan emosional antara ibu dan anak sejak awal adalah fondasi utama dalam membangun hubungan yang sehat. Hal ini bisa dimulai dengan kontak fisik yang penuh kasih, seperti pelukan atau sentuhan lembut. Menurut Raising Children, hubungan yang terjalin dengan penuh kasih sayang membantu anak merasa aman dan terlindungi, yang mendukung perkembangan emosional mereka. Aktivitas sederhana, seperti berbicara atau menyanyikan lagu, juga bisa memperdalam ikatan emosional tersebut.
Selain itu, berbicara dengan anak sejak mereka masih bayi, meskipun mereka belum bisa berbicara, juga sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal yang konsisten meningkatkan perkembangan bahasa anak dan memperkuat hubungan ibu dan anak. Aktivitas ini memberi sinyal pada anak bahwa mereka dihargai dan diperhatikan, sehingga meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Penting juga untuk memberikan perhatian penuh kepada anak saat berinteraksi, tanpa gangguan dari perangkat elektronik. Menghabiskan waktu berkualitas dengan anak, meskipun dalam kesibukan sehari-hari, membantu memperkuat rasa keterikatan yang mendalam. Seperti yang disebutkan oleh Family Services, pengabaian terhadap kebutuhan emosional anak bisa mempengaruhi perkembangan hubungan mereka dengan orang tua.
Advertisement
What's On Fimela
powered by
Advertisement
Membangun Kepercayaan Melalui Konsistensi
Kepercayaan adalah elemen penting dalam hubungan ibu dan anak. Memberikan respons yang konsisten dan bisa diandalkan pada kebutuhan anak akan menciptakan rasa aman yang mendalam. Ini bisa diwujudkan dalam rutinitas harian, seperti waktu makan bersama atau tidur yang teratur. Konsistensi dalam tindakan memberikan anak rasa stabilitas dan keamanan. Mengutip dari Raising Children, rutinitas yang konsisten membantu anak merasa dihargai dan memahami ekspektasi ibu mereka.
Mengajarkan anak tentang disiplin dengan cara yang penuh kasih juga memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan. Disiplin yang bijak dan tidak keras dapat menciptakan hubungan yang lebih terbuka. Ketika ibu mengungkapkan aturan dengan penuh perhatian dan tanpa kekerasan, anak cenderung lebih memahami dan menghargai batasan yang diberikan.
Kepercayaan juga terbangun ketika ibu mendengarkan dengan empati. Memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan diri tanpa merasa dihakimi adalah cara efektif untuk membangun rasa percaya. Mengutip dari Family Services, mendengarkan anak dan merespons dengan penuh perhatian membuat mereka merasa dihargai, yang merupakan kunci utama dalam menjaga hubungan yang sehat.
Menghargai Perbedaan dan Memberikan Ruang untuk Tumbuh
Setiap anak adalah individu unik dengan kebutuhan, keinginan, dan cara berinteraksi yang berbeda. Sebagai ibu, menghargai perbedaan ini adalah langkah penting dalam menjaga hubungan yang positif. Mendukung minat anak, meskipun terkadang tidak sesuai dengan harapan orang tua, dapat membuka ruang bagi anak untuk tumbuh menjadi diri mereka yang sebenarnya. Ini adalah bagian dari menghargai individualitas mereka dan memperkuat ikatan emosional.
Selain itu, memberikan anak ruang untuk mengeksplorasi dunia mereka sendiri juga penting. Dalam artikel Raising Children, dijelaskan bahwa memberikan anak kesempatan untuk mandiri, seperti melakukan tugas rumah tangga atau membuat keputusan kecil, membantu mereka merasa lebih dihargai dan berdaya. Ini memberi mereka rasa kontrol dan meningkatkan rasa tanggung jawab.
Namun, menjaga keseimbangan antara memberikan kebebasan dan memberikan dukungan juga sangat penting. Ketika ibu dapat mengenali saat anak membutuhkan bantuan atau pengawasan lebih lanjut, mereka akan merasa didukung tanpa merasa terkekang. Family Services menekankan pentingnya fleksibilitas dalam hubungan orang tua-anak, karena setiap tahap perkembangan anak memerlukan pendekatan yang sedikit berbeda.
Penulis: Azura Puan Khalisa
#Unlocking the Limitless