Fimela.com, Jakarta Terlalu banyak berpikir adalah kebiasaan umum yang dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan ketidakmampuan dalam pengambilan keputusan. Overthinking bisa memengaruhi segala aspek mulai dari kesehatan mental hingga fisik. Menjadi terlalu overthinking bisa membuatmu sulit mendapatkan kebahagiaan. Bahkan, kamu bisa berpikir terhadap hal-hal yang belum tentu terjadi. Nah, untuk itu kamu perlu mengurangi berpikir berlebihan dalam hidup. Cobalah untuk berpikir terbuka dan berpikiran positif. Dan berikut ini adalah bebrapa tips dapat membantumu menemukan kebahagiaan dengan mengurangi kebiasaan buruk terlalu berpikir berlebihan atau overthinking.
1. Meditasi
Mempraktikkan teknik mindfulness dapat membantumu tetap fokus dan terhindar dari siklus berpikir berlebihan. Meditasi, latihan pernapasan dalam, dan metode relaksasi lainnya sangat bagus untuk membantumu menenangkan pikiran dan mencegahnya melakukan analisis yang berlebihan.
Advertisement
2. Alihkan Perhatianmu
Lakukan aktivitas yang memerlukan perhatian penuh, seperti hobi, olahraga, atau membaca buku. Pengalihan ini dapat mengalihkan fokusmu dari berpikir berlebihan.
3. Tetapkan Batas Waktu
Beri diri kerangka waktu tertentu untuk memikirkan keputusan atau masalah. Setelah waktunya habis, ambil tindakan, meskipun keputusannya belum sempurna. Menetapkan tenggat waktu dapat mencegahmu memikirkan hal yang sama tanpa henti.
Advertisement
4. Fokus pada Solusi
Alihkan fokus dari terus memikirkan masalah menjadi aktif mencari solusi. Daripada membahas masalah yang sama berulang kali, salurkan energimu ke dalam brainstorming ide dan rencanakan langkah-langkah praktis untuk mengatasi masalah tersebut.
5. Pengambilan Keputusan
Mulailah dengan keputusan kecil untuk membangun kepercayaan diri dalam menentukan pilihan. Semakin sering kamu berlatih pengambilan keputusan, semakin mudah kamu memercayai penilaianmu.
Advertisement
6. Tantang Pikiran Negatif
Ketika kamu mendapati diri berada dalam siklus pemikiran negatif atau kritis terhadap diri sendiri, tantang pemikiran tersebut dengan bukti yang bertentangan. Hal ini dapat membantu memutus siklus berpikir berlebihan.
Berpikir secara berlebihan terhadap suatu hal dapat menganggu kesehatan emosionalmu. Bahkan kebiasaan ini akan membuatmu menjadi berprasangka buruk terhadap suatu hal.