Sukses

Lifestyle

Menjadi Aseksual Tidak Salah Kok

Kalau kita teliti lebih jauh aseksual tidak sepenuhnya berupa penyakit. Mungkin beberapa dari Anda malah berpikir bahwa penderita aseksual harus disembuhkan.

Secara singkat aseksual bisa dipahami sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak tertarik terhadap seks dan, bisa jadi tidak menarik secara seksual bagi yang lain. Laman watoday.com.au melansir bahwa 1 persen dari sekian banyak orang tidak memiliki hasrat seksual terhadap siapadan apapun. Tapi, jangan salah lho, karena itu bukan berarti penderita kurang rangsangan seksual.

Dari sekian orang pengidap kelainan aseksual masih ada yang melakukan masturbasi misalnya. Penyebab aseksual ini terbagi menjadi dua kubu. Satu pihak percaya aseksual adalah bawaan lahir, sedangkan pihak lainnya percaya aseksual itu merupakan pengaruh lingkungan.

Bisa dikira, permasalahan yang sering dihadapi pengidap aseksual adalah sulit mencari pasangan. Hal ini juga dikuatkan seksolog Benjamin Law dalam artikelnya 'No Sex'. Salah satu sebab mendasar adalah adanya stigma menjalin suatu hubungan sering diasosiasikan dengan melakukan hubungan seks pada akhirnya, atau puncaknya jika dalam pernikahan.

Stigma ini yang perlu dijelaskan mengingat tidak tertarik pada seks bukan berarti penderita aseksual tidak perlu romansa juga. Hal ini dibuktikan melalui Acebook, situs khusus Australia yang mewadahi aseksual untuk berkumpul dan mencari pasangan, bahwa sebagian besar dari anggotanya justru berakhir pada pernikahan juga lho.

Ternyata, menjadi aseksual tidak separah yang dibayangkan ya Ladies. Sepertinya, sepenting apapun seks, manusia bisa tetap hidup tanpanya, tapi tidak dengan tanpa makan ya Ladies.

Oleh: Hening

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading