Sukses

Lifestyle

Hati- Hati Bermain Email di Kantor

Vemale.com - Oleh: Agatha Yunita Asyik sih memang membuka thread gosip di email, apalagi si bos mengira kita sedang bekerja, jadi nggak ketahuan kalau sedang bergosip, ya kan? Ya, itulah kelebihannya. Tetapi ada juga kekurangannya, dan bahkan kekurangan ini seringkali membuat Anda malu atau mendatangkan bencana bagi Anda, baik teguran bahkan sampai pemecatan. - Fenita, 28 tahun - "Aku hobby maen situs sosial, siang itu aku sedang bosan banget dan akhirnya iseng-iseng buka-buka situs sosial. Trus di situ aku menemukan sebuah aplikasi baru, kontan aku membukanya dengan penuh rasa penasaran. Asal main klik, walhasil aku mengirimkan invitation ke semua nama email kantor aku. Dan tentunya email tersebut dengan sigap langsung dibalas dengan atasanku, 'jangan bermain-main di kantor' itulah email balasan yang membuat aku berkeringat dingin dan pucat pasi. Beberapa teman lain malah meledek aku dan menertawakan aku. Huh sial bener deh nasib hari itu, nggak akan aku ulangi lagi deh, kapok!" - Dodhie, 29 tahun - "Aku berkenalan dengan seseorang waktu online, trus berlanjut dengan kirim-kiriman email. Karena gengsi aku pakai email perusahaan, sekalian nunjukin ke dia jabatan aku apa di sana. Email demi email berjalan lancar, hingga akhirnya aku dengan nakal membuka sebuah subject baru yang intinya menceritakan kerinduanku ke dia, dan beberapa kata-kata nakal bayanganku tentangnya. Dan sialnya aku salah klik nama, kebetulan namanya ada di bawah nama divisi di kantor aku. Dan yang aku klik adalah nama divisi tersebut. Dengan gugup aku mencoba cancel email itu, tetapi ternyata tetap terkirim. Aku mendapat teguran keras dari atasan dan diancam dikeluarkan jika kedapatan melakukannya lagi. Dan sialnya cewek incaran aku di kantor juga sempat membaca email itu."[break] "Aku dan dua orang teman pria di kantor sering bertukar gambar porno di kantor. Dan saat itu aku kebetulan menemukan beberapa, langsung saja aku attach jadi satu subject email dan aku kirim. Tapi oops... aku salah kirim. Hampir semua orang di kantor termasuk bosku membacanya. Ada bos yang iseng menyindir, ada juga yang membalas dengan galak. Sejak saat itu aku dipanggil 'juragan bokep'" - Angga, 31 tahun - "Aku aktif di dalam sebuah milis, dan aku juga rajin memforward email pada beberapa rekan di kantor, termasuk atasanku yang cukup dekat denganku. Saat itu aku mendapat sebuah email yang menginspirasi, tanpa berpikir panjang aku memforward ke teman-teman milis dan kantor. Dan ternyata melalui emailku itulah admin milis jadi sering mengirimkan email pada rekan-rekan di kantor, termasuk email-email junk atau sekedar penawaran barang. Aku diperingatkan semua teman kantorku karena email tersebut mengganggu. Aduh maafkan aku ya teman-teman." - Diandra, 26 tahun - Tips mengirim email: 1. Baca terlebih dahulu subject dengan benar 2. Cek ulang alamat penerima dan siapa saja yang berhak menerimanya 3. Hati-hati dengan penggunaan reply to all, karena seringkali kita tak sadar menggunakannya, apalagi jika ada informasi yang sebenarnya tidak ditujukan untuk orang banyak 4. Jangan pernah mencantumkan email kantor untuk urusan milis dan situs sosial, sebaiknya buat dan gunakan email pribadi saja 5. Bedakan email pribadi dan kantor, pastikan email kantor hanya benar-benar untuk urusan kantor (vem/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading