Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, apa yang kamu ketahui tentang demam berdarah? Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus ini, mengintai di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, dan nyeri otot adalah beberapa gejalanya. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan bahayanya bisa fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Bagaimana kita bisa mencegahnya? Yuk, simak caranya!
Demam berdarah dengue (DBD) memiliki fase-fase yang perlu diwaspadai. Fase demam ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan ruam kulit. Jika demam turun, hati-hati, Sahabat Fimela, karena fase kritis bisa muncul dengan gejala seperti nyeri perut hebat dan pendarahan. Fase pemulihan ditandai dengan gejala yang mulai mereda, tetapi kelemahan masih terasa. Anak-anak umumnya menunjukkan tanda peringatan lebih cepat daripada orang dewasa.
Pencegahan DBD adalah kunci utama. Jangan sampai kamu dan keluarga menjadi korban selanjutnya! Dengan langkah-langkah tepat, kita bisa melindungi diri dan orang-orang tersayang.
Advertisement
What's On Fimela
powered by
Advertisement
Lindungi Dirimu dari Gigitan Nyamuk!
Sahabat Fimela, gigitan nyamuk Aedes aegypti adalah pintu masuk virus dengue. Maka, langkah utama pencegahan adalah melindungi diri dari gigitan nyamuk. Gunakan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET, gunakan kelambu saat tidur, dan kenakan pakaian tertutup, terutama saat berada di luar ruangan, terutama di pagi dan sore hari.
Jangan lupa untuk selalu membersihkan lingkungan sekitar rumah. Nyamuk berkembang biak di tempat-tempat yang menyimpan air, seperti vas bunga, kaleng bekas, dan ban bekas. Ingat 3M plus: Menguras, Menutup, Memanfaatkan, dan Menaburkan abate.
Rajin membersihkan lingkungan sekitar rumah, Sahabat Fimela, merupakan investasi kesehatan yang sangat berharga. Dengan lingkungan bersih, kita meminimalisir tempat perkembangbiakan nyamuk.
Ketahui Gejala Awal Demam Berdarah
Kenali gejala awal DBD, Sahabat Fimela. Demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, mual dan muntah, serta pendarahan adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai. Jika kamu atau anggota keluargamu mengalami gejala tersebut, segera hubungi dokter.
Jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, Sahabat Fimela. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius, Sahabat Fimela. Jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis profesional.
Advertisement
Jaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar
Sahabat Fimela, kebersihan adalah kunci utama pencegahan DBD. Pastikan rumah dan lingkungan sekitar selalu bersih dan bebas dari genangan air. Genangan air adalah tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Selain 3M plus, Sahabat Fimela, kamu juga bisa menanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah. Beberapa tanaman yang dipercaya efektif adalah serai wangi, lavender, dan geranium.
Selalu pastikan tempat penampungan air di rumah tertutup rapat, Sahabat Fimela. Hal ini akan mencegah nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.
Sahabat Fimela, mencegah demam berdarah lebih baik daripada mengobatinya. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit yang berbahaya ini.
Ingat, Sahabat Fimela, informasi ini bersifat umum dan tidak dapat menggantikan konsultasi dengan tenaga medis profesional. Jika kamu mencurigai seseorang terkena demam berdarah, segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.