Sukses

Entertainment

Skenario Film Bluebell Dirilis dalam Bentuk Novel

Fimela.com, Jakarta Film Bluebell merilis novel adaptasi dari skenario film. Novel ini diharapkan dapat menjadikan pembacanya lebih memahami cerita maupun konflik yang terjadi di film. Sebagai medium yang lebih personal, novel juga memberi keleluasaan bagi pembacanya agar lebih imajinatif. Sementara film sebagai media pandang dengar (audio visual), sudah pasti lebih memudahkan penonton merasakan sensasi hiburan yang lebih emosional.

Sebelum menulis novel Bluebell, Elvira juga sudah menulis novel Janji Hati - yang sudah difilmkan oleh Rudy Soedjarwo, Two Souls dan Return. Dalam karya novel Bluebell, Elvira melakukan penambahan karakter atau tokoh. Elvira Natali sudah membayangkan banyak hal menarik yang akan dieskplorasi setelah membaca skenarionya.

“Tantangan mengadaptasi skenario adalah melihat bagian-bagian skenario yang bisa dieksploitasi. Mulai dari emosi hingga perasaan tokoh-tokohnya. Bagian mana yang harus dinaikkan level kesedihannya, romantismenya maupun dramatisasinya. Saya ingin pembaca novel masuk ke dalam cerita dan mereka lebih liar dalam berimajinasi. Itu harapan dari karya novel adaptasi ini,” tuturnya.

 

Menggubah skenario menjadi sebuah novel bukanlah hal yang mudah. Elvira menjawab tantangan ini dan ternyata tulisannya berhasil menarik hati produser film Bluebell, Claudia Stefanus. Menurutnya, novel ini membuat sudut pandang cerita menjadi lebih luas. Ada detil cerita, detil karakter, sampai twist cerita yang sedikit tak terduga. “Memang asyik membaca novel Bluebell. Lebih ilustratif dan imajinatif. Sangat erat kaitannya dengan pengalaman personal pembacanya untuk menilai karya novelnya,” jelasnya.

Ada yang unik dari launching novel Bluebell. Ratson Pictures dan Grasindo menyisipkan enam lagu original soundtrack (OST) film di produk novel. Ibaratnya, tidak lengkap kalau baca buku tanpa dengar lagu-lagu yang mengiringi film.

 

Film Bluebell merilis novel adaptasi dari skenario film

Rasanya akan nikmat sekali berimajinasi saat membaca novel Bluebell, sambil mendengar enam lagu pengiring dalam film (OST). CD berisikan enam lagu, diantaranya dua lagu dibawakan oleh Franda yaitu, BIAS & I Can’t Dream On. Disinilah pendengar bisa menikmati penampilan perdana Franda sebagai penyanyi.

Satu lagu dinyanyikan Steven Jam (lagu solo Steven & The Coconut Tree). Dua lagu berikutnya dinyanyikan oleh band indie, Tatlo dan Pagi Hati. Yang unik, lagu terakhir berjudul BUNGA ABADI, dinyanyikan beramai-ramai para pemain film Bluebell, yaitu Qausar Harta Yudana, Gibran Marten, Regina Rengganis dan Ncess Nabati. Lagu ini sangat kuat liriknya sebagai pesan film Bluebell.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading