Sukses

Beauty

Kemandulan sebagai Penyakit Reproduksi Wanita (Part 2)

Ada anggapan bahwa wanita akan merasa menjadi sosok wanita yang utuh jika mereka sudah melahirkan seorang anak. Anggapan ini mungkin menyakitkan untuk sebagian wanita, karena mereka mengalami masalah atau sedang mengidap penyakit reproduksi wanita bernama infertility.

Selain masalah ovulasi, infertility atau ketidaksuburan pada wanita bisa beragam penyebabnya. Dikutip dari www.medicinenet.com, beberapa penyebab lain terjadinya infertility adalah penyumbatan di saluran telur atau tuba falopi akibat adanya penyakit radang panggul, endometriosis, atau operasi untuk kehamilan ektopik.

Penyakit radang panggul adalah infeksi organ panggul wanita termasuk rahim (uterus), saluran telur (tuba falopi), kantong telur (ovarium), dan leher rahim (serviks). Jika seorang wanita mengalami hal ini, mereka memiliki resiko untuk mengalami ketidaksuburan atau bahkan mandul.

Ini juga berlaku untuk mereka yang mengalami endometrium, yaitu suatu kondisi di mana sel-sel dari dinding rahim atau endometrium muncul dan berkembang di luar rongga rahim. Kehamilan ektopik adalah suatu kondisi di mana sel telur dibuahi mengendap dan tumbuh di lokasi lain selain lapisan dalam rahim.

Sebagian besar kehamilan ektopik disebut juga kehamilan tuba fallopi karena sebagian besar terjadi di sana, tapi tidak menutup kemungkinan untuk terjadi di area lain.

Gejala yang bisa ditandai selain tidak adanya pembuahan pada saat dilakukannya hubungan suami istri adalah rasa nyri yang berlebihan pada saat siklus haid. Seperti juga pernyataan yang dikutip dari www.mayoclinic.org, bahwa wanita yang tidak subur mungkin memiliki periode menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak mengalami siklus menstruasi.

Oleh : Anindya Febi

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading