Sukses

Beauty

Susu Segar Atau Susu Formula

Vemale.com - Anda gemar minum susu setiap hari? Bagus! Minuman lezat sekaligus menyehatkan ini memang mampu memberikan kontribusi cukup besar bagi kesehatan tulang serta menyokong kebutuhan penting lain dalam tubuh. Jika Anda membaca label pada kotak atau kaleng susu: hi-calcium. Low-fat, hi-protein, low-calorie, hingga low-sugar. Anda juga wajib membaca fakta nutrisi alias informasi nilai gizi yang tertera. Produk yang baik, akan memberikan informasi nilai gizi dengan lengkap. Susu yang sudah diperkuat dengan zat-zat gizi tambahan disebut sebagai susu formula. Susu sapi diawetkan dengan berbagai cara, termasuk dengan cara pengeringan. Dalam proses pengawetan, ada beberapa zat gizi yang hilang. Itu sebabnya, susu formula diberi tambahan zat gizi. Sementara susu murni (fresh milk) adalah susu sapi yang tidak mengalami proses pengawetan kimia, dan biasa dijual dalam bentuk cair. Cara mengawetkan susu murni biasanya dengan Ultra High Temperature (UHT) dan pasteurisasi. Dalam pengertian Standar Nasional Indonesia (SNI) susu murni merupakan cairan yang berasal dari sapi sehat dan bersih, diperoleh dengan cara alami dan kandungan gizinya tidak ditambahkan atau dikurangi apapun serta belum mendapatkan perlakukan apapun. Di sinilah letak pembedanya. Susu formula secara sengaja dicampur dengan mineral atau vitamin sesuai kebutuhan gizi yang diinginkan. "Susu pasteurisasi dipanaskan hingga temperatur tertentu untuk menghilangkan bakteri yang terkandung di dalamnya, kemudian harus disimpan di tempat dingin. Susu ini hanya tahan beberapa hari saja. Sedang susu UHT mengalami proses pemanasan tinggi selama beberapa detik. Pemanasan tinggi itu membuat kandungan gizi di dalamnya banyak berkurang jika dibanding susu pasteurisasi. Namun, susu UHT bisa bertahan hingga hitungan bulan dan tidak harus disimpan di lemari es," jelas Dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK, dokter spesialis gizi klinik RSCM, Jakarta. Kepraktisan dan Ketahanan Susu Susu formula dapat Anda temukan di supermarket berupa bubuk. Kandungan di dalamnya secara sengaja diberikan tambahan zat-zat penting seperti vitamin A dan D, 400 International Units per liter agar mencapai standardisasi yang baik bagi tubuh. Jika susu formula telah mencapai standar, mana yang lebih baik susu formula atau susu murni? "Sebenarnya soal manfaat sama saja. Setiap takaran susu sebenarnya sudah mencukupi karbohidrat, lemak dan kalsiumnya. Kelebihan susu cair adalah soal kepraktisan, karena mudah dipakai kapanpun dan di manapun. Keduanya mempunyai dampak yang sama untuk tubuh asal tidak berlebihan," jelas Dr. Fiastuti lagi. Yang perlu diingat, ketahanan susu murni lebih rendah ketimbang susu formula. Susu formula dapat dipakai sebulan tanpa harus repot-repot kembali ke supermarket untuk memastikan stok susu Anda di kulkas masih segar. Selain itu, susu murni juga harus disimpan dalam suhu di bawah 4 derajat celcius untuk menjaga kesegaran dan dapat bertahan lebih lama. Jangan pernah meletakkan susu murni berdekatan dengan makanan yang berbau tajam karena hal itu dapat mengubah bau, rasa dan tekstur susu murni. Perhatikan tanggal kadaluarsa saat membelinya! Asup Secukupnya Kandungan gizi susu formula dan susu murni memang tidak berbeda, keduanya sama-sama mengandung vitamin lengkap, mineral serta kalsium yang baik bagi tubuh. Prof. Douglas Goff, seorang dairy scientist dari University of Guelph, Kanada, menyatakan bahwa kandungan dasar susu terdiri dari air, lemak susu, protein, mineral, laktosa, asam dan vitamin. Susu murni alias susu sapi mengandung 3,2 gram protein, 3,7 gram lemak, 4,6 gram karbohidrat serta 66 kilokalori per 100 gram sajian. Jadi, sekali Anda mengonsumsinya, langsung mendapatkan berbagai efek positif bagi tulang dan tentunya daya tahan tubuh. Susu juga mengandung potassium atau kalium yang dapat menetralisir tekanan darah tinggi serta penyakit jantung, kemudian tyrosine yang mampu meningkatkan hormon kegembiraan dalam tubuh seperti serotonin. Lalu meningkatkan cara kerja otak besar melalui kandungan yodium, zinc dan lecithin. Magnesium membuat jantung dan sistem saraf tahan terhadap lelah, juga vitamin B2 yang menajamkan penglihatan Anda, kalsium yang tentunya memperkuat tulang dan mencegah Anda dari osteoporosis, dan yang lebih penting lagi zat tembaga, zat besi dan vitamin A mampu mempertahankan kulit agar tetap bersinar. Jika sudah tahu kandungannya yang sangat kaya tersebut, Anda cukup meneguk satu gelas susu per hari secara rutin. Rasanya enak, manfaatnya luar biasa Berbeda usia, maka berbeda juga jumlah kalsium yang dibutuhkan tubuh. Semakin bertambah usia, maka semakin banyak pula kalsium yang dibutuhkan oleh tulang. Usia 19-50 tahun membutuhkan 1000 miligram kalsium. Di atas 50 tahun, Anda akan membutuhkan 1200 miligram kalsium. Namun, Anda tidak perlu mengonsumsi kalsium sebanyak-banyaknya karena kelebihan kalsium bisa menyebabkan hypercalcemia, yaitu keadaan seseorang mengalami kelebihan kalsium dalam darah. Efeknya beragam, mulai dari yang ringan; mual, perut tidak nyaman, serta sulit buang air besar. Sedangkan efek beratnya menimbulkan ketidakteraturan denyut jantung yang tentu berbahaya bagi penderita jantung dan bisa menginduksi serangan jantung. Mengonsumsi lebih dari 2500 miligram kalsium per hari memberikan kontribusi terhadap perubahan tingkah laku, kebingungan, perubahan mood, hingga penurunan kesadaran dan bahkan koma. Best way to drink milk 1. Kalsium memberi dampak buruk jika dikonsumsi dengan sejumlah obat-obatan seperti antibiotik tetrasiklin karena mampu menghambat penyerapan ke dalam tubuh, sehingga antibiotik tidak bekerja maksimal dan lambat bereaksi di dalam tubuh. Sebaiknya Anda tetap mengonsumsi air putih saat meminum obat 2. Jangan mengonsumsi susu bersamaan dengan zat besi. Karena keduanya sama-sama berkompetisi untuk diserap tubuh. Jika diasup bersamaan, penyerapan kalsium ataupun zat besi tidak akan maksimal 3. Jika membuat susu formula buatlah dengan air hangat dan tidak terlalu panas. Jika terlalu panas, maka banyak gizi yang berkurang akibat pemanasan. [initial] Source: Fitness Edisi Maret 2011, Halaman 104 (Fitness/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading