Fimela.com, Jakarta Di negara Amerika Serikat, terdapat sekitar 45 juta pengguna softlens, dan penggunaan produk ini dianggap cukup aman. Meskipun demikian, jika pengguna tidak merawat softlens dengan benar atau mengenakannya terlalu lama, terutama saat tidur, hal ini dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan mata, seperti yang sering diingatkan oleh para pakar.
Menjelang akhir bulan Maret, aktris Tori Spelling terlihat menggunakan penutup mata untuk menutupi bisul yang muncul di area matanya. Ia kemudian menjelaskan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh kebiasaannya tidur dengan softlens, dan mengakui bahwa ia memakai softlens setiap hari selama 20 hari berturut-turut tanpa melepasnya, yang ia sadari dapat membahayakan kesehatan matanya.
Kebiasaan tidur dengan softlens ternyata cukup lazim, dengan sekitar sepertiga dari para pengguna mengaku pernah melakukannya, meskipun konsekuensinya bisa sangat menyakitkan. Jordan Jones, OD, seorang instruktur klinis di Departemen Ilmu Penglihatan Universitas Washington di St. Louis, menjelaskan bahwa jika digunakan dengan cara yang benar, risiko dari penggunaan softlens sebenarnya sangat minim.
Advertisement
Namun, jika aturan pemakaian tidak diikuti, berbagai masalah kesehatan mata dapat muncul. Berikut adalah informasi lengkap yang dirangkum Fimela.com dari berbagai sumber pada Jum'at (31/1/2025).
What's On Fimela
powered by
Remaja cewek ini memberikan contoh memakai softlens dengan cara yang tak lazim. Bukan menggunakan cairan khusus softlens, ia malah menggunakan ludahnya sebelum softlens dipakai di matanya.
Advertisement
Memakai Softlens saat Tidur
Para ahli tidak menyarankan tidur dengan softlens karena dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea, yang penting untuk kesehatan mata. Kekurangan oksigen dapat merusak sel epitel kornea dan meningkatkan risiko infeksi bakteri.
Infeksi ini, dikenal sebagai keratitis bakterial, bisa menyebabkan luka pada kornea dan mempengaruhi penglihatan. Meskipun bisa diobati dengan antibiotik, infeksi di area pusat penglihatan dapat mengganggu kemampuan melihat secara optimal.
Metode yang Benar untuk Memakai Softlens
Penggunaan softlens dapat menyebabkan masalah kesehatan mata, seperti keratitis bakterial, meskipun risiko ini relatif kecil dengan hanya empat dari 10.000 orang terpengaruh setiap tahun di Amerika Serikat.
Risiko meningkat jika softlens dipakai saat tidur, terutama semalaman. Meskipun insiden serius jarang terjadi, tindakan pencegahan seperti melepas softlens dan menggunakan tetes mata penting dilakukan jika terjadi ketidaknyamanan.
Faktor-faktor seperti jenis softlens dan kerentanan individu juga mempengaruhi risiko komplikasi. Konsultasi dengan profesional kesehatan sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan mata.
Advertisement
Merawat Kebersihan Softlens
Menjaga kesehatan mata sangat bergantung pada praktik kebersihan yang baik saat menggunakan softlens, dan hal ini ditekankan oleh para ahli. Beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan softlens meliputi: tidak tidur dengan softlens masih terpasang, mencuci tangan sebelum menyentuh softlens, serta membersihkan softlens dengan larutan desinfektan yang sesuai.
Selain itu, penting untuk mengganti cairan softlens yang lama dengan yang baru, daripada hanya menambahkan cairan yang sudah digunakan. Menghindari kontak softlens dengan air juga sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya infeksi. Jangan lupa untuk rutin membersihkan dan mengganti wadah penyimpanan softlens setiap tiga bulan agar tetap higienis.
Dr. Jones menekankan, "Penggunaan softlens aman apabila dilakukan sesuai dengan instruksi dari dokter yang meresepkannya. Penting untuk mematuhi instruksi tersebut secara akurat." Dengan mengikuti semua petunjuk ini, Anda dapat memastikan kesehatan mata tetap terjaga dengan baik.
Bolehkah softlens digunakan saat tidur?
Penggunaan lensa kontak tidak terbatas hanya pada saat tidur. Jika digunakan dalam waktu yang terlalu lama, risiko terjadinya peradangan kornea, atau yang dikenal sebagai keratitis, dapat meningkat hingga tujuh kali lipat.
Advertisement
Berapa lama waktu maksimum penggunaan softlens?
Penting untuk membatasi penggunaan lensa kontak tidak melebihi 14 hingga 16 jam dalam sehari. Jika Anda merasakan ketidaknyamanan, kemerahan, atau bahkan gangguan pada penglihatan, disarankan untuk segera melepas lensa kontak yang Anda kenakan.
Selain itu, menjaga kesehatan mata sangatlah krusial. Mengabaikan tanda-tanda tersebut dapat berisiko bagi kesehatan mata Anda, sehingga tindakan cepat sangat diperlukan. "Jika mata terasa tidak nyaman, kemerahan, atau mengalami gangguan penglihatan, segera lepaskan lensa kontak tersebut." Dengan melakukan hal ini, Anda dapat mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari.
Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Softlens.
Hindari aktivitas yang dapat menyebabkan lensa kontak terkena air, seperti saat mandi atau berenang. Jika lensa kontak sudah terpapar air, sebaiknya segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kemungkinan terjadinya infeksi. "Bila lensa terpapar air, segera gantilah dengan yang baru untuk menghindari risiko infeksi." Setelah mengganti lensa, penting untuk membersihkan dan mensterilkan lensa dengan baik sebelum digunakan kembali. Proses ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko infeksi yang dapat timbul akibat penggunaan lensa yang tidak bersih.
Advertisement
Berapa lama sebaiknya merendam softlens yang baru?
Setelah membuka kemasan softlens yang baru, penting untuk tidak langsung menggunakannya. Sebaiknya, softlens tersebut direndam dalam air khusus selama minimal delapan jam agar siap digunakan.
Apakah penggunaan softlens dapat meningkatkan minus?
Pemilihan ukuran lensa yang tepat sesuai dengan derajat gangguan refraksi sangatlah krusial untuk mencegah kondisi mata menjadi lebih buruk. "Jika digunakan dengan benar, penggunaan softlens tidak akan meningkatkan tingkat minus pada mata," sehingga sangat penting untuk memastikan bahwa lensa yang dipilih sesuai dengan kebutuhan individu.
Dengan memilih lensa yang sesuai, kita dapat menjaga kesehatan mata dan mencegah masalah yang lebih serius. Oleh karena itu, konsultasi dengan ahli mata sebelum menggunakan softlens adalah langkah yang bijaksana untuk memastikan bahwa kita mendapatkan lensa yang tepat dan aman untuk digunakan.