Seperti Gucci, Brand Sepatu Katy Perry Ikut Tersandung Kasus Rasial

fitriandiani diperbarui 13 Feb 2019, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Sepatu Katy Perry dalam lini fashion yang mengusung namanya, Katy Perry Collection, tersangkut kasus rasial. Di tahun 2017 Katy Perry bekerja sama dengan Global Brands Group dalam memasarkan koleksi sepatunya, tapi kini lini fashion tersebut telah memiliki situs penjualan sendiri.

Sepatu yang dipermasalahkan adalah Ora Face Block Heel dan Rue Face Slip-On Loafers. Kedua model sepatu itu terlihat seperti wajah dengan hiasan berbentuk mata, hidung, dan bibir merah.

Kedua jenis sepatu tersebut pertama kali dirilis dalam koleksi Summer 2018 dan memiliki sembilan pilihan warna, termasuk hitam. Namun, baru beberapa waktu belakangan banyak netizen yang mengomentari sepatu tersebut dan menyangkutpautkan dengan kasus rasial.

Sepatu itu disebut menggambarkan blackface, praktik penggambaran wajah rasial sebagai cara orang-orang kulit putih untuk mengejek orang Afrika yang diperbudak dalam pertunjukan di lapangan menggunakan cat hitam dan fitur wajah berlebihan.

 

2 dari 2 halaman

Sangkalan Pihak Katy Perry dan Partner

Rue Face Slip-On Loafers, salah satu sepatu dari Katy Perry Collection yang tersandung kasus rasial. (Foto: Katy Perry Collection)

Dalam statement resmi dari Global Brands Group dan Katy Perry yang dikutip Fimela dari CNN, desain pada kedua model sepatu itu dianggap sebagai representasi dari seni modern dan surealis.

Global Brands Group dan Katy Perry menyangkal tuduhan tersebut terhadap produknya, dalam statement resminya juga terdapat kalimat, "Saya sedih ketika itu dibandingkan dengan gambar-gambar yang menyakitkan dan mengingatkan pada blackface. Kami tidak pernah berniat untuk menyakiti siapapun."

Kini dua model sepatu tersebut telah diturunkan dari situs penjualan online.

Tag Terkait