Fimela.com, Jakarta Di dalam 'Garis Batas', Agustinus Wibowo telah membahas tentang bagaimana kotak-kota satu negara menghasilkan banyak aspek berbeda. Perbatasan itu memisahkan manusia, termasuk di dalamnya soal budaya, mata uang, sistem pemerintahan, bahkan nasib. Tajikistan dan Afghanistan jadi contoh yang dinarasikan oleh penulis asal Lumajang, Jawa Timur tersebut.
Baca Juga
Bukan hanya di daratan Asia, kemelut garis batas ini juga terjadi di Eropa. Sebagaimana diwartakan designyoutrust.com, setelah persetujuan Schengen di tahun 1985, larangan gerakan perpindahan di benua biru perlahan terhapus. Seakan ingin menunjukkan bukti konkrit, salah seorang fotografer asal Belanda, Valerio Vinceno, bahkan rela melakukan penjelajahan.
Proyek bernama "Borderline, the Fornties of Peace" ini, seperti dilaporkan designyoutrust.com, berhasil memenangkan Nobel di tahun 2012. Menampakkan damainya alam sebagai garis batas, langsung saja lihat 'tepian negeri' di beberapa wilayah di Eropa berikut.