Fimela.com, Jakarta Tak berlebihan rasanya kalau kamu mengatakan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) begitu giat melakukan penjalajahan luar angkasa tahun ini. Jajaran penemuan NASA di 2015 memang beberapa kali menghebohkan dunia karena diungkapkan dengan lebih gamblang.
Penemuan bumi-bumi lainnya yang punya nama awalan kepler, ekspedisi milky way, hingga yang paling sering terekspos, Mars. Tetangga bumi ini sudah lama jadi tempat pengamatan luar angkasa yang dilakukan NASA. Berbagai spekulasi tentang sang planet merah memang kerap menyeruak.
Bangunan berupa piramida sampai alien semuanya begitu lekat dengan Mars. Namun, baru-baru ini NASA sudah mengonfirmasi tentang keberadaan air di permukaan Mars, saat planet tersebut memasuki musim yang lebih hangat. Fenomena ini relevan dengan spektral data terbaru dari Mars Reconnaissance Orbiter (MRO), sebuah pesawat luar angkasa yang mempelajari pelanet dari orbitnya.
MRO milik NASA menganalisa hubungan antara coretan gelap aneh yang kadang muncul, namun tenggelam di lain waktu. Akhirnya, kesimpulan dari pengamatan itu mengatakan kalau coretan-coretan tersebut adalah garis air -yang mungkin saja asin- mengalir melalui lereng-lereng di Mars.
NASA resi memberitahukan hal ini sebagai solusi dari misteri utama Mars: apakah planet merah punya air di permukaannya? Para peneliti mengatakan kalau air itu ada di dalam sebuah bentuk menyerupai gunung es di Mars, tapi hal itu tak pernah dikonfirmasi sebagai air yang bisa jadi sumber kehidupan.
Progres ini disambut dunia dengan antusiasme yang cukup tinggi. Bahkan, sang mesin telusur raksasa, google, pun tak ingin ketinggalan untuk mengekspresikan euforianya. Kalau membuka laman google.co.id hari ini, Selasa (29/9), kamu akan temukan google doodle bertemakan penemuan air di Mars.
Baca Juga: Disangka Merakit Bom, Ilmuwan NASA Dukung Ahmed Mohamed